Menurut Yoga, persaingan memang cukup ketat mengingat peta kekuatan teqball di Asia Tenggara cukup berimbang. “Ada atlet Kamboja, Vietnam dan tuan rumah Thailand. Di Kamboja 2023, saya yang waktu itu persiapan cukup minim kalah dari atlet Thailand, Rim Shokphirom yang berusia 42 tahun di final. Sekarang, saya belum mengetahui lawan yang akan dihadapi. Yang pasti, saya datang ke Thailand dalam kondisi siap bertanding,” tegasnya.
Selain menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) sejak Agustus 2025 lalu, Yoga juga tampil pada Seri Kejuaraan Dunia Teqball di Beijing, China, 11-15 September 2025 lalu. Makanya, Manajer Timnas Teqball Indonesia, Dr. Umar Aryaseno Junior cukup berharap Yoga bisa tampil maksimal di SEA Games Thailand 2025 nanti.
“Saya berharap Yoga bisa tampil lebih baik lagi. Mudah-mudahan dia mampu menyumbangkan medali emas buat Kontingen Indonesia di SEA Games Thailand 2025 nanti,” ujarnya. (bam)
\
