“Melihat fakta di lapangan, narasi yang menyebutkan pembangunan tenda dilakukan berkaitan dengan agenda kegiatan Presiden di Aceh Tamiang adalah tidak benar,” tegas Abdul.
BNPB menegaskan, pendirian TP dan TK dilakukan dalam rangka memberikan tempat bernaung yang lebih baik bagi warga terdampak, dan terus akan dilakukan hingga menjangkau seluruh warga yang saat ini masih mengungsi terwadahi.
BNPB tentu saja akan terus mengupayakan yang terbaik dan tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.
Pemberitaan di salah satu media itu termuat pada Kamis (11/12/2025) berjudul “Warga Aceh Tamiang Sebut Tenda BNPB Baru Dipasang Jelang Kedatangan Presiden”.
Semoga narasi judul dan sudut pandang berita di media tersebut bisa disesuaikan dengan klarifikasi pihak BNPB di atas. (Joesvicar Iqbal)
