Bagi Dea, emas kali ini menjadi yang keempat di arena SEA Games. Sebelumnya ia sukses menyumbang tiga emas modern pentathlon di SEA Games 2019 Filipina. Nomor triathle MP merupakan lomba dengan kombinasi dari tiga disiplin olahraga (lari, renang dan menembak laser).
Di triathle perorangan putra, wakil Indonesia Farras Satrio Aris harus puas meraih perak setelah finis kedua (14menit 27.79 detik) di belakang andalan Filipina, Michael Ver Anton Comaling (14 menit 10.17detik). Perunggu nomor ini menjadi milik wakil tuan rumah, Phurit Yohuang (15menit 16.00detik).
Dengan tambahan satu emas dan 1 perak, kontingen modern pentathlon Indonesia kita sudah menyumbang 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu. “Mudah-mudahan keberhasilan Dea memberi semangat kepada atlet-atlet kita yang tampil di hari terakhir lomba besok Jumat,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat MPI, Marsekal Muda (Marsda) TNI Purwoko Aji Prabowo.
Cabang modern pentathlon masih menyisakan dua nomor yang akan dipertandingkan pada hari ketiga, Jumat (19/12). Yaitu nomor Obstacle Laser Run perorangan putra dan putri. M Ifsan dan Caroline Andita Bangun akan menjadi tumpuan untuk mendulang medali lebih banyak lagi bagi Indonesia dari cabor modern pentathlon. (bam)

