Ia menegaskan, dampak bencana tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, khususnya terkait akses air bersih dan sanitasi. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta melalui PAM JAYA turut mengambil peran aktif dalam mendukung upaya pemulihan di wilayah terdampak.
“Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat vital. Melalui PAM JAYA, kami menghadirkan sarana pengolahan dan distribusi air yang dapat dioperasikan langsung di lapangan guna membantu masyarakat di lokasi bencana,” jelasnya.
PAM JAYA mengirimkan dua unit IPA portable, 10 unit mobil tangki air bersih, serta 30 personel lapangan yang siap bertugas untuk mendukung layanan air bersih di daerah terdampak. Gubernur Pramono pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PAM JAYA dan petugas yang terlibat.
“Bantuan ini mencerminkan komitmen PAM JAYA dalam menghadirkan akses air bersih yang andal di tengah situasi darurat, dengan mengedepankan kepedulian, profesionalisme, dan semangat pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

