Menurutnya,peluang pelemahan ini masih terbuka karena hingga kini resistance di level 8.703 masih tergolong kuat.
“Jika IHSG gagal bertahan di atas 8.611, koreksi berpotensi mengarah ke 8.549-8.564,” ujar Ivan dalam riset hariannya.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.611, 8.564, 8.493, dan 8.361, dan resistance 8.703, 8.770, dan 8.866 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, ASII, BBRI, TLKM, dan UNVR.
IHSG ditutup di level 8.632 pada Jumat (5/12) sore. Indeks saham melemah 7,43 poin atau minus 0,09 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp20,47 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 48,21 miliar saham.
Pada penutupan pekan lalu, 362 saham menguat, 293 terkoreksi, dan 146 stagnan. (bam)
IPOL.ID-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (7/12).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan dalam skenario terbaik, IHSG saat ini dinilai sudah berada di fase akhir penguatan dan berpeluang menguji level 8.709.
