Namun, katanya, investor tetap perlu mewaspadai skenario terburuk, di mana koreksi berpotensi membawa indeks saham turun ke rentang 8.410 hingga 8.516 sebagai bagian dari fase koreksi berikutnya.
“Best case, IHSG berada di akhir wave (iii) untuk menguji 8.709, namun koreksi bisa mengarah ke 8.410-8.516 pada skenario terburuk,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.592, 8.553 dan resistance 8.709, 8.769 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ERAA, INDY, INTP, dan PGEO.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham berpeluang terkoreksi dan turun untuk mengisi area gap di level 8.549-8.564 jika gagal bertahan di atas support minor 8.611.
Menurutnya,peluang pelemahan ini masih terbuka karena hingga kini resistance di level 8.703 masih tergolong kuat.
“Jika IHSG gagal bertahan di atas 8.611, koreksi berpotensi mengarah ke 8.549-8.564,” ujar Ivan dalam riset hariannya.
