Hadir pula Deputy Director DAAD Regional Office Jakarta, Muji Rahayu, Team Leader KONEKSI, Jana Claudine Hertz, Direktur Fasilitasi Riset LPDP Indonesia, Ayom Widipaminto, Wakil Rektor III UGM, Dr. Arie Sujito, dan Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI), Ahyar Muhammad Diah.
Melalui diskusi, para pemangku kepentingan sepakat mendorong peta jalan kolaboratif yang terukur, mulai dari penguatan pendanaan riset yang efektif, program joint research dan joint degree, hingga insentif untuk menarik diaspora dan talenta global berkontribusi di dalam negeri.
Dengan kebijakan berbasis bukti dan kemitraan inklusif, Indonesia diharapkan mampu mengubah tantangan menjadi modal strategis menuju ekosistem pendidikan dan riset yang berdaya saing global. (sol)
