Kata Agus, ada 4 kluster yang harus dipersiapkan dalam rangka perencanaan pengamanan, baik manajemen lalu-lintas dan kegiatan yang lain. Pertama adalah jalan tol dan jalan ALTERI yang harus kita kelola.
“Kedua adalah tempat pelabuhan penyeberangan sudah harus kita persiapkan. Ketiga adalah tempat-tempat ibadah dan Keempat, tempat-tempat kegiatan perayaan tahun baru serta tempat-tempat wisata baik jalur alternatif dan lokasi wisata,” katanya.
Kolaborasi Jasa Marga bersama pihak keamanan dalam menyambut Nataru 2025/2026 tak lepas dari dukungan Kementerian Perhubungan.
Aan Suhanan selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat mengatakan kolaborasi penting untuk mengamankan pengguna jalan, khususnya jalan tol sebagai jalur favorit.
“Kolaborasi sinergi ini yang paling utama dalam mengelola operasi Nataru 2025/2026. Ini sebagai wujud konsolidasi atau memastikan kesiap-siagaan kita dalam mereka menghadapi Nataru 2025-2026,” kata Aan Suhanan.
Dilanjutkan Aan, yang kedua Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang berdasarkan survei menjadi jalur favorit. “Sehingga tepat sekali kita berkumpul saat ini untuk menyiapkan strategi-strategi yang akan dilakukan nantinya di Jalan Tol khususnya,” katanya.
