Keikutsertaan Medina di SEA Games tahun ini juga telah melalui pertimbangan matang. Medina berkonsultasi dengan dokter kandungan dan dinyatakan aman untuk bertanding. Dukungan pun mengalir penuh dari keluarga dan rekan-rekan Pelatnas yang selalu sigap membantu selama persiapan hingga pertandingan.
Namun, perjuangan sesungguhnya justru terjadi jauh sebelum SEA Games Thailand dimulai. Medina menjalani masa Pelatnas dan uji tanding dengan disiplin tinggi. Setiap Senin hingga Jumat, ia bahkan menyetir sendiri dari rumahnya di kawasan Condet (Jakarta) menuju Bekasi untuk mengikuti latihan.
Ada satu fase berat yang hampir membuatnya berhenti sejenak. Di tengah Pelatnas, kondisi fisiknya sempat menurun hingga ia harus beristirahat selama satu minggu. “Saat itu memang lelah dan harus benar-benar istirahat,” kenangnya.
Kerja keras itu akhirnya terbayar lunas. Medina menutup SEA Games Thailand 2025 dengan koleksi satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Medali emas diraih dari nomor ASEAN Chess Rapid Women Quadruple, perak dari FIDE Chess Rapid Women Double, serta perunggu dari Makruk Chess Classic Mixed Quintuples. Jelas ini sebuah pencapaian yang membanggakan sekaligus mengharukan.
