Laporan kehilangan masih bertambah karena banyak warga yang baru melapor ke posko setempat.
Sementara itu, ribuan warga mengungsi, di antaranya:
– 3.600 jiwa di Tapanuli Utara
– 1.659 jiwa di Tapanuli Tengah
– 4.661 jiwa di Tapanuli Selatan
– 4.456 jiwa di Kota Sibolga
– 2.200 jiwa di Humbang Hasundutan
– 1.378 jiwa di Mandailing Natal
Akses darat di sejumlah wilayah masih terputus. Jalan Tarutung–Sibolga lumpuh di sejumlah titik, dan desa-desa di Parmonangan serta Adiankoting belum bisa dijangkau. Lebih dari 12.000 warga di Sumut masih berada di wilayah terisolasi.
“Untuk Tarutung–Sibolga ini masih normalisasi. Yang bisa ditembus alat berat baru 40 kilometer,” kata Suharyanto.
Sumatra Barat, 129 orang meninggal dunia, 118 hilang, dan 16 luka-luka. Korban tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan.
Jumlah pengungsi mencapai 77.918 jiwa atau 11.820 KK, dengan konsentrasi terbesar di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.
