IPOL.ID- Pemadaman listrik yang telah berlangsung lebih dari sepekan di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, kini berbuntut krisis uang tunai. Warga kesulitan menarik uang karena hampir seluruh mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di berbagai titik lumpuh total akibat tidak adanya pasokan listrik dan gangguan jaringan internet pasca-banjir bandang.
Kondisi ini memukul aktivitas ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada transaksi tunai, sementara sebagian besar pedagang masih belum menerima pembayaran digital.
Mesin-mesin ATM di Aceh Barat tak dapat beroperasi karena listrik belum juga pulih sejak banjir bandang melanda wilayah itu pada Rabu, 26 November 2025. Beberapa ATM yang menggunakan genset pun tetap tak berfungsi akibat konektivitas internet yang tersendat.
“Kami benar-benar panik jika kondisi listrik padam ini terus terjadi. Sangat susah tarik uang tunai sekarang,” ujar Ovis, warga Meulaboh, Minggu (7/12/2025).
Situasi ini membuat sebagian warga harus berkeliling dari satu lokasi ke lokasi lain untuk sekadar mencari ATM yang mungkin masih berfungsi namun hampir selalu berakhir nihil.
