Selain itu, proses pengamanan juga akan ditingkatkan skalanya selama libur Nataru, dengan bantuan tambahan dari Polres bahkan Polda Matro untuk memperkuat patroli pada jam-jam dianggap rawan.
Lebih lanjut, Seala menyebutkan, beberapa hal menjadi prioritas antisipasi selama liburan sekolah, antara lain, tawuran, kejahatan pencurian dengan kekerasan, pencurian rumah kosong yang ditinggal penghuninya (rumsong), dan kejahatan jalanan lainnya.
“Oleh karena itu, Polsek Pesanggrahan juga mengundang koalisi pemusik jalanan dan mitra ojek, mereka yang jadi mata dan telinga kepolisian di jalanan, mampu memberikan informasi seputar tindak kejahatan terjadi,” tukasnya.
Acara silaturahmi itu juga bukan hanya sekadar pertemuan, melainkan wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan aman dan damai bagi seluruh warga Pesanggrahan selama perayaan Nataru.
Kapolsek Pesanggrahan mengimbau untuk masyarakat yang berencana melaksanakan liburan atau pulang mudik ke luar Jakarta atau Wilayah Pesanggrahan, Polsek Pesanggrahan memberikan imbauan penting. Sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama, pastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan baik, gembok bisa didouble untuk keamanan lebih.
