IPOL.ID – Menjelang tahun baru 2026 yang sudah hanya dalam hitungan jari, para pedagang terompet dan kembang api mulai mendirikan tenda lapak dagangannya di kawasan surganya mainan anak-anak di Pasar Gembrong, Cipinang Besar Utara/Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur.
Sejumlah pedagang musiman sudah mulai menjamur dibeberapa tempat di bahu jalan raya. Mereka menjajakan dagangan terompet variasi berwarna – warni, terompet gas air horn, petasan dan kembang api.
Mereka turut mengadu nasib menjajakan terompet serta kembang api di Pasar Gembrong. Harga terompet ditawarkan juga cukup bervariasi, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp200 ribu.
Setelah sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memutuskan untuk melarang adanya pesta kembang api pada perayaan pergantian malam tahun baru 2026 di Jakarta.
“Saudara-saudara sekalian, di dalam menyambut Natal dan tahun baru, terutama untuk tahun baru, saya sudah memutuskan untuk DKI Jakarta tidak ada kembang api, baik yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta maupun oleh swasta,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono saat menghadiri kegiatan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2025) lalu.
