“Tahun depan akan menjadi momentum lahirnya program besar untuk masyarakat olahraga. Ini langkah awal menghadirkan kebijakan yang tepat, efisien, dan berdampak,” ujar Erick Thohir didampingi Marciano Norman.
Menpora juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar program-program Kemenpora berjalan lebih efektif. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh mengulangi kesalahan masa lalu, termasuk penyusunan regulasi yang justru menghambat perkembangan olahraga. Erick mencontohkan pencabutan Permenpora 14 November 2019 sebagai bentuk evaluasi dan perbaikan kebijakan.
“Kami belajar dari pengalaman. Jangan sampai regulasi yang kita keluarkan menghambat hal-hal yang sudah berjalan baik,” tegasnya.
Saat ini, tim teknis Kemenpora tengah merampungkan kajian besar yang ditargetkan selesai pada Desember. Awal tahun depan, konsep tersebut akan mulai dipublikasikan dan didiskusikan bersama masyarakat olahraga.
Dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, Erick menekankan bahwa pendanaan tidak bisa hanya bersumber dari anggaran negara. Kolaborasi dengan sektor swasta, klub, dan industri harus diperkuat. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah menteri akan hadir dalam Sport Summit mendatang untuk memastikan kebijakan lintas sektor bergerak selaras, terutama terkait pemanfaatan aset olahraga.
