“Saya tadi sudah melihat lima yang di Koja ini. Mudah-mudahan tidak ada hal yang lebih parah dari itu,” katanya.
Ia telah menginstruksikan Direktur RSUD Koja, RSUD Cilincing, serta Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk memberikan penanganan cepat dan menyeluruh, termasuk apabila korban membutuhkan tindakan operasi.
“Kalau perlu harus dilakukan bedah, saya minta diberikan support sepenuhnya,” tegasnya.
Pramono memastikan seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung penuh Pemprov DKI Jakarta sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap keselamatan warga.
Pramono menekankan bahwa kecelakaan tersebut benar-benar tak terduga. Mobil tiba-tiba menerobos masuk meski pagar sekolah dalam kondisi terkunci rapat, sehingga siswa maupun guru tidak sempat menghindar.
“Ini peristiwa yang tidak terduga sama sekali. Pagar tertutup rapat, tapi mobil tetap masuk dan menabrak,” ujarnya.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendiz mengatakan mobil minibus bernomor polisi B-2093-UIU tersebut merangsek masuk ke halaman sekolah dan menabrak pagar serta sejumlah siswa dan guru yang berada di lokasi.

