“Insiden itu menyebabkan sejumlah siswa serta seorang guru mengalami cedera sehingga harus mendapatkan perawatan medis,” jelas Erick.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa sopir telah diamankan untuk dimintai keterangan. Berdasarkan dugaan awal, sopir keliru menginjak pedal gas saat bermaksud menginjak rem.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk mengecek lokasi kejadian. “Tim BGN sedang ke lokasi,” tuturnya singkat.
Sementara itu, video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana panik di halaman sekolah sesaat setelah insiden. Guru dan warga terlihat berupaya menolong para korban sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. (Vinolla)

