Ia menjelaskan bahwa program 2026 menjadi perhatian besar, terutama menghadapi Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang
“Sorotan utama kami adalah Asian Games Nagoya. Selain itu ada beberapa program lain yang harus kami siapkan secara matang,” katanya.
Galih menekankan pentingnya kesiapan berkelanjutan bagi Timnas Padel Indonesia. Tim yang sudah terbentuk akan kembali menjalani seleknas untuk menambah kekuatan.
PBPI memperkirakan akan ada empat nomor yang dipertandingkan di Nagoya—dua nomor tambahan di beregu putri—sehingga jumlah atlet yang harus disiapkan menjadi lebih banyak.
“Kalau benar ada empat nomor, berarti akan ada penambahan empat atlet dari tim Doha. Total bisa mencapai 20 atlet,” ujar Galih.
Galih juga memaparkan agenda persiapan timnas yang sudah disusun, termasuk rencana uji coba dan training camp (TC).
“Ada banyak program untuk timnas, seperti uji coba. Saat ke luar negeri kemarin, banyak negara yang mengajak friendly match—Jepang, Saudi, hingga beberapa negara Eropa seperti Slovenia,” ungkapnya.
