“Tahun depan juga ada event di Thailand yang bisa dimanfaatkan untuk persiapan. Minimal ada enam ajang FIP yang bisa diikuti,” tambahnya.
Mengenai persaingan Asian Games, Galih menyebut peta kekuatan akan lebih dinamis.
“Peta persaingannya mirip dengan Doha, tapi ada negara yang belum kami temui seperti Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia yang baru bergabung. Pasti peta kekuatan berubah
Tim putra harus diperbaiki, tim putri harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Prestasi kemarin membuat negara lain mewaspadai Indonesia,” tegasnya lagi.
Peluang Masuk DBON: “Kami Siap Bersaing Sehat Lewat Prestasi”
Menanggapi peluang padel masuk DBON, Galih menyampaikan bahwa proses tersebut berada di kewenangan Menpora.
“Kemarin kami sudah audiensi dan dijelaskan panjang lebar. Kalau tidak salah, Presiden sudah menugaskan Menpora bahwa DBON itu dinamis—ada promosi dan degradasi tergantung prestasi,” ucapnya.
“Saya berharap padel bisa masuk jika tahun depan kami bisa membuktikan prestasi. Ini persaingan sehat. Bukan berharap ada yang keluar, tapi kami ingin menunjukkan bahwa padel layak,” tambahnya.
