”BI Repo Rate sekarang 4,75% menyesuaikan rate Bank Indonesia yang relatif stabil dan bunga bank 3 persen fix 30 tahun. Sehingga total bunga KPR MLT yang dikenakan untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan hanya 7,75 persen saja, jauh lebih rendah dari bunga KPR komersial yang mencapai 13 persen,” kata Deny.
Deny juga menyebut, program MLT take over KPR juga berlaku bunga hanya 7,75% untuk KPR floating di atas 10 persen. ”Ini berlaku syarat dan ketentuan bank.
Deny menegaskan, untuk pelaksanaan program MLT ini pihaknya bekerja sama dengan bank-bank pemerintah seperti bank Himbarra dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik pemerintah daerah. ”Pertimbangannya bank pemerintah relatif aman, ” cetus Deny.
Menurut Deny melalui berbagai skema MLT tersebut, pekerja dapat merencanakan masa depan dengan lebih baik, termasuk memiliki hunian yang layak sejak usia produktif. “Dukungan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen negara dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya, cetus Deny. ***
