Hasilnya, fasilitas wudhu dan kamar mandi kini sudah bersih, pembersihan gudang telah mencapai 70 persen, memberikan kenyamanan bagi jamaah mulai kembali beraktivitas.
Di pemukiman sekitar Posko, Brimob juga turun langsung membantu membersihkan tiga rumah warga terdampak, yaitu Rumah Muhammad Pasaribu (80%), Rumah Ramadhan Siregar (100%, bersinergi dengan TNI), Rumah Jul Siregar (80%, berkolaborasi dengan BNPB).
Gotong royong lintas instansi ini mempercepat pemulihan dan membawa harapan baru bagi masyarakat yang rumahnya terdampak material lumpur.
Dalam kegiatan ini, Brimob menggunakan alat seadanya seperti cangkul, sekop, dan angkong untuk mempercepat proses pembersihan. Seluruh peralatan dikerahkan optimal guna memindahkan material lumpur tebal serta memperbaiki bagian-bagian rusak.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan apresiasi terhadap kinerja personel di lapangan.
“Kehadiran Brimob Polda Sumut di Batang Toru bukan hanya soal menjalankan tugas, tapi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Personel kami bergerak cepat, menyeluruh, dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan warga terdampak dapat bantuan terbaik. Pemulihan pasca bencana ini akan terus kami maksimalkan hingga situasi kembali normal,” ujarnya.
