Sejurus dalam insiden kejadian itu, sekitar 6 titik api yang menyala, namun kebakaran warung tenda itu berhasil dipadamkan petugas, pemilik warung dan warga sekitar.
Kepolisian menyatakan bahwa pelaku perusakan merupakan massa yang berjumlah sekitar 80 hingga 100 orang. Situasi di tempat kejadian perkara (TKP) saat ini sudah aman terkendali, dan sejumlah personel gabungan dari Brimob, Patra, Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Selatan telah dikerahkan untuk pengamanan di lokasi.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku pengeroyokan dan perusakan warung.
Kepolisian pun saat ini tengah memeriksa korban yang mengalami luka berat di rumah sakit terdekat.
“Masih dalam penyelidikan ya. Akibat dari perkara itu, yang pihak korban ini mempunyai teman-teman kurang lebih 80 sampai 100 orang, tiba-tiba datang melakukan perusakan dan pembakaran. Sebenarnya kami dari kepolisian sudah mengantisipasi itu. Namun, tiba-tiba datang massa, kurang lebih 100 orang itu merusak warung-warung yang ada di sekitar TKP,” terang Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly.
