IPOL.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) berjanji akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap mekanisme pengiriman dan standar operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyusul insiden kecelakaan mobil operasional yang menabrak puluhan siswa dan guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12).
Insiden tragis tersebut terjadi ketika kendaraan distribusi makanan bergizi milik BGN hendak memasuki area sekolah.
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengungkapkan kejadian ini merupakan yang pertama kali sejak operasi SPPG dimulai pada 24 Maret 2025. Pihaknya akan segera mengkaji ulang proses dan pedoman teknis yang ada, terutama terkait rekrutmen dan kompetensi petugas di lapangan.
“Kita akan coba memperketat lagi terkait dengan pengiriman petugas ini. Jangan sampai yang terlalu baru untuk mengirimkan makanan karena ini terkait dengan masak,” kata Dadan di RSUD Cilincing, Kamis (11/12).
“Ya itu setiap kali kejadian pasti akan ada evaluasi yang terkait dengan proses, prosedur di dalam juknis kami,” sambungnya.
