IPOL.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi terkait kebutuhan hingga 19 ribu ekor sapi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan menegaskan angka tersebut hanyalah sebuah simulasi perhitungan, bukan kebutuhan riil di lapangan.
Hitungan itu muncul jika diasumsikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum memasak daging sapi secara serentak.
“Ini hanya pengandaian. Jadi, satu SPPG, kalau dia masak daging sapi maka dia butuh satu ekor. Kalau misalnya SPPG hari ini mau masak daging sapi, kalau seluruh SPPG kita perintahkan nanti tanggal sekian kita mau masak sapi, itu tinggal dijumlahkan berapa jumlah SPPG kalikan satu ekor sapi,” kata Dadan dalam keterangannya dikutip Kamis (23/4).
Dalam praktiknya, satu kali proses memasak di satu SPPG membutuhkan sekitar 350 hingga 382 kilogram daging sapi, yang setara dengan bobot daging dari satu ekor sapi.
“Kalau ini masak daging sapi, maka butuh 350 kilogram sekali masaknya berarti satu ekor sapi. Jadi, satu kali masak daging sapi butuh 382 kilogram, itu artinya satu ekor sapi, dagingnya saja,” katanya.
