“Dalam jangka panjang, semoga anak-anak ini menjadi agen-agen kepolisian di masa depan karena pemberian sekali seumur hidup ini akan selalu diingat,” harap Nicolas.
Sebanyak 48 dokter hadir dalam kegiatan itu bekerja sama dengan salah satu yayasan yang menyediakan tenaga kesehatan profesional.
Selain khitanan massal, pihaknya juga melaksanakan bakti sosial dengan membagikan bantuan berupa tas sekolah, susu, makanan, dan santunan.
“Kami berharap kegiatan rutin diadakan, namun untuk khitanan tentu menyesuaikan masa libur anak sekolah agar tidak mengganggu pendidikan mereka,” kata Nicolas.
Sementara, Sub-Branch Office Head BRI Mabes Polri, Riza Ardiansyah mengungkapkan dukungannya terhadap kegiatan kemanusiaan dan sosial seperti khitanan massal dilakukan Kamis (18/12) hari ini.
“Kami dukung melalui yayasan filantropi kami, YBM (Yayasan Baitul Maal) bersama beberapa donatur dan mitra lain, kami mendukung dana yang dibutuhkan untuk terselenggaranya acara ini,” tutup Riza. (Joesvicar Iqbal)
