Tahun 2025 juga mencatat capaian bersejarah melalui pengungkapan penyelundupan sekitar dua ton sabu dari Kapal Sea Dragon Tarawa di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, yang menjadi salah satu kasus terbesar dalam sejarah pemberantasan narkoba di Indonesia.
Selain itu, kali pertamanya BNN bersama Polri dan TNI melaksanakan Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Narkoba secara serentak di 53 titik pada 34 provinsi.
Di bidang pencegahan, BNN memperkuat program Desa Bersinar dan Keluarga Bersinar sebagai benteng utama pencegahan narkoba berbasis komunitas dan keluarga.
Sepanjang 2025, sebanyak 214 Desa Bersinar dibina dan 4.280 anggota keluarga terlibat dalam program Keluarga Bersinar. BNN juga mengintegrasikan nilai anti-narkoba ke dalam sektor pendidikan melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) serta meluncurkan gerakan nasional ANANDA BERSINAR yang menempatkan anak sebagai subjek perlindungan.
Penguatan peran masyarakat tercermin dari peningkatan Indeks Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (IKOTAN) dengan nilai nasional 3,23 (kategori Tanggap) serta Indeks Kemandirian Partisipasi (IKP) sebesar 3,66 (kategori Sangat Mandiri).
