“Saya ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim teknis kami yang sejak hari pertama bergerak cepat melakukan pemulihan di lokasi bencana. Di tengah akses yang terputus, mereka berjalan kaki menembus banjir dan lumpur, membawa genset dan baterai satu per satu, demi memastikan layanan tetap pulih. Mereka adalah pejuang telekomunikasi di lapangan, yang bekerja dengan dedikasi luar biasa untuk menjaga konektivitas masyarakat,” tambah Seno.

Lebih lanjut, meskipun proses pemulihan layanan pascabencana banjir di Sumatera kerap menghadapi beberapa tantangan yang meliputi akses menuju lokasi yang sempat terisolasi, kerusakan perangkat akibat banjir dan lumpur, serta gangguan listrik yang masih terjadi, hal tersebut tidak menghalangi Telkom sebagai digital telco terdepan dalam memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat. Dalam mengatasi berbagai hambatan tersebut, Telkom senantiasa mempersiapkan berbagai solusi darurat, seperti penggunaan genset dan dukungan konektivitas berbasis satelit.
