IPOL.ID-Dua pekan kedepan, umat Islam bakal menjalankan ibadah puasa ramadhan dan lebaran 1447 Hijriyah.
Guna meningkatkan mobilitas dan konsumsi rakyat, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa anggaran jumbo ini dialokasikan untuk paket kebijakan komprehensif, mulai dari diskon tarif transportasi hingga bantuan sosial (bansos) berupa kebutuhan pokok seperti beras dan minyak.
“Nanti kami umumkan (target anggarannya). Sudah ada. Kisarannya Rp13 triliun,” ujar Airlangga, Sabtu (31/1/2026).
Digelontorkannya dana tersebut, sambung politisi Golkar itu untuk meredam lonjakan beban pengeluaran masyarakat sekaligus memastikan mesin ekonomi tetap panas selama libur panjang.
“Seperti sebelumnya. Kemudian mungkin jumlahnya (insentif) akan lebih banyak, akan lebih besar,” bebernya.
Lebih lanjut, Airlangga berkeyakinan jika pola insentif serupa sebelumnya sukses besar pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Kala itu, sektor perkeretaapian mencatat realisasi penumpang hingga 112,6 persen berkat diskon tiket 30 persen. “Sektor laut melalui PT PELNI juga mencapai target 100 persen dengan diskon tarif dasar 20 persen,” katanya.
