Data sementara mencatat terdapat 171 titik longsor serta 14 jembatan rusak yang berdampak langsung pada akses menuju desa-desa terdampak. Kondisi tersebut memperlambat mobilisasi peralatan, material, hingga alat berat yang dibutuhkan dalam perbaikan jaringan listrik.
“Pemulihan jaringan permanen tidak bisa dilakukan secara instan. Akses jalan menjadi faktor krusial karena menyangkut keselamatan petugas dan kelancaran distribusi material,” katanya.
PLN, lanjut Eddi, terus menjalin koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk membuka akses wilayah terdampak sekaligus mempercepat normalisasi kelistrikan. Ia memastikan, upaya pemulihan akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh pelanggan kembali teraliri listrik dari jaringan utama.
“Genset hanya solusi sementara. Target kami adalah mengembalikan sistem kelistrikan permanen secepat dan seaman mungkin,” tutup Eddi.(Vinolla)
