“Melihat antusiasi supporter itu seru banget. Jujur senang rasanya sekarang Istora sudah kembali rame. Padahal ini baru hari kedua, tapi atmosfernya sudah hidup. Rasanya seperti dulu, saat Istora benar-benar penuh dan adrenalinnya langsung naik. Dukungan itu terasa sampai ke lapangan dan bikin kami lebih terpacu,” tambahnya.
Adnan Maulana mengakui bahwa bermain di Istora selalu menghadirkan dorongan emosional tersendiri. Menurutnya, dukungan publik tuan rumah memberi energi tambahan yang sulit ditemukan di tempat lain.
“Pasti ada pengaruhnya main di Istora. Supporter membuat kami lebih semangat dan lebih hidup di lapangan,” ujar Adnan.
Daihatsu Indonesia Masters 2026 sendiri tidak hanya menyajikan pertandingan bulutangkis kelas dunia, tetapi juga menghadirkan pengalaman hiburan bagi para penonton. Konsep ‘pesta rakyat’ di kawasan Istora GBK menjadi pelengkap, dengan beragam kuliner, meet and greet, hingga nonton bareng melalui layar besar yang disediakan bagi pemilik tiket. (bam)
