“Harga sudah relatif normal setelah distribusi pasokan barang dapat kembali lancar. Memang masih ada kenaikan harga daging ayam karena pasokan masih diambil dari Medan dan Riau karena peternakan di Aceh rata-rata terdampak bencana. Tapi, kenaikan harga masih wajar, secara umum kami harap ini jadi indikator awal pemulihan di sektor ekonomi Gayo Lues pascabencana,” ungkap Budi.
Setelah memastikan pemulihan sektor logistik dan ekonomi, Deputi Bidang Penanganan Darurat melanjutkan mengunjungi SMP N 1 Dabun Gelang. Proses belajar mengajar diketahui telah kembali berjalan normal.
Kendati masih diperlukan dukungan sarana penunjang, khususnya peralatan olahraga bagi siswa. Kebutuhan akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari pemulihan sektor pendidikan pascabencana.
Selanjutnya Budi melihat progress pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang. Di lokasi ini sedang dibangun 133 unit huntara, di antaranya, 25 unit telah selesai dan siap ditempati.
