Menghadapi ketatnya kompetisi, PBSI memastikan aspek kesiapan fisik menjadi fokus utama jelang laga perdana yang akan dimulai pada Selasa (20/1). Selain itu, penajaman strategi teknis dan taktis juga terus dimatangkan guna menjaga stabilitas mental para pemain tuan rumah.
“Fokus kami adalah menstabilkan kondisi fisik atlet pasca turnamen akhir tahun, mempertajam aspek teknis dan taktis sesuai karakter lawan, serta memastikan kesiapan mental bertanding di awal musim,” jelas Eng Hian.
Turnamen berlevel BWF Super 500 ini akan diikuti 274 pebulu tangkis dari 21 negara, dengan total hadiah mencapai 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 8 miliar.
Tak hanya menghadirkan persaingan kelas dunia, Indonesia Masters 2026 juga mengusung konsep sportainment yang dirancang sebagai “pesta rakyat”, dengan beragam hiburan di luar arena pertandingan.
Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Masters 2026, Achmad Budiharto, memastikan seluruh kesiapan operasional dan fasilitas di Istora Senayan telah rampung. Ia berharap dukungan penuh penonton dapat membakar semangat para atlet sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat. (bam)
