“Aku melihat IWO sebagai panggung besar untuk menunjukkan sejauh mana perkembangan ladies professional Indonesia. Ini bukan hanya soal pertandingan, melainkan sebuah langkah awal untuk mendorong semakin banyaknya turnamen golf khusus ladies di masa depan. Untuk aku pribadi, IWO adalah milestone besar, titik penting dalam perjalanan karierku sebagai pegolf profesional. Di IWO aku harap bisa membawa kualitas permainan terbaik dan sekaligus berkontribusi untuk kemajuan ladies pro Indonesia,” jelas Yoko.
Tidak hanya para profesional wanita Indonesia, PGI pun membuka kesempatan bagi para amatir terbaik Tanah Air untuk menjajal kemampuan mereka di level kompetisi wanita yang lebih ketat. Bianca Naomi Laksono merupakan satu dari pegolf amatir yang mendapatkan kesempatan langka di turnamen profesional wanita termahal di Indonesia ini.
“Saya senang bisa mendapatkan kesempatan untuk bertanding di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Ini merupakan peluang yang sangat bagus untuk mengasah kemampuan saya dan menakar seberapa jauh saya bisa bersaing dengan para pegolf bagus dari dalam dan luar negeri. Saya tentunya akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya di Indonesia Women’s Open presented by BTN ini,” kata Bianca, yang merupakan atlet timnas SEA Games 2025 yang menyumbangkan medali perunggu beregu.
