Dalam rekaman singkat yang beredar di X, @Timesofgaza juga memposting gambar salah satu anak yang menjadi korban tewas dalam serangan di Bani Suheila, menambah daftar panjang warga sipil yang kehilangan nyawa dalam gelombang bombardir ini.
Respon Israel dan Palestina
Pihak militer Israel dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa serangan dilakukan terhadap “target militan Hamas dan infrastruktur yang digunakan untuk aktivitas agresif”, dan bukan terhadap warga sipil. Mereka menyatakan langkah itu merupakan bagian dari operasi untuk menekan ancaman keamanan yang dinilai terus berkembang dari dalam Jalur Gaza. Pernyataan pihak Israel juga menyebutkan bahwa tindakan itu sesuai dengan hak pertahanan diri meskipun ada gencatan senjata yang belum sepenuhnya diikuti semua pihak.
Sementara itu, juru bicara Hamas, Hazem Qassem, melalui pernyataannya kepada media lokal dan jaringan internasional menuduh Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan terus melakukan serangan udara di wilayah sipil. “Ini merupakan pelanggaran nyata terhadap kesepakatan damai — mereka membunuh warga sipil yang tak bersenjata,” ujar Qassem yang dikutip oleh Quds News Network.
