Kendati demikian, menurut Aan, secara umum pelaksanaan angkutan Nataru berjalan dengan baik, lancar, dan terkendali sesuai kebijakan serta rencana operasi yang disusun.
Ia berharap pelaksanaan Nataru tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi untuk penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini.
“Kami berharap hasil evaluasi penyelenggaraan angkutan Nataru dari tiap-tiap stakeholders dapat menjadi saran atau rekomendasi dasar dalam penyusunan strategi rencana operasi angkutan lebaran tahun ini. Sehingga nantinya pelaksanaannya bisa berjalan lebih baik lagi,” katanya.
Berdasarkan laporan hasil evaluasi Badan Kebijakan Transportasi (BKT), pergerakan angkutan penyeberangan Nataru 2025/2026, mengalami peningkatan sebesar 35,05 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara, pada angkutan jalan mengalami penurunan sebesar 5,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.(Sofian)
