Teheran menyatakan bahwa mereka mengakui adanya protes yang terjadi terkait erat dengan tekanan ekonomi. Juru bicara pemerintah menyampaikan empati kepada rakyat Iran dan menegaskan hak hak rakyat untuk berdemonstrasi, sekaligus berjanji akan melakukan dialog serta memperbaiki kondisi ekonomi, termasuk memperbaiki anggaran negara serta mengendalikan inflasi.
Namun begitu Garda Pengawal Revolusi dan militer Iran menegaskan bahwa menjaga keamanan nasional dan aset strategis adalah yang utama saat ini. “Kami akan melindungi negara dari ancaman, mengamankan situasi dalam negeri dan mengingatkan bahwa campur tangan asing adalah tindakan yang tidak akan bisa diterima oleh Iran,” ujar pernyataan resmi.
DW News menggambarkan situasi Iran sebagai konfrontasi terbuka antara negara dan rakyatnya, sembari menyoroti meningkatnya tekanan diplomatik dari luar negeri. Di saat yang sama, figur oposisi Iran di pengasingan dengan jutaan pengikut di X secara aktif menyerukan perbaikan ekonomi, stop tindakan aparat yang represif, serta meminta dukungan politik dari komunitas internasional.
