“Kita sering kekurangan ruang bermain dan berlatih yang layak. Jika sejak awal pembangunan sekolah sudah terintegrasi dengan fasilitas olahraga, maka pembinaan talenta akan jauh lebih sistematis dan berkelanjutan,” katanya.
Karenanya, Komisi X DPR RI mendorong agar kebijakan ini dapat dituangkan dalam perencanaan pendidikan nasional dan sinkron dengan kebijakan pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah.
Apalagi, sudah sejak lama Komisi X DPR mempertanyakan kelanjutan Inpres tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional tersebut.
“Tentu pelaksanaannya perlu dirancang matang, disesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan daerah, namun semangatnya harus kita dukung bersama,” tegasnya.(sofian)
