Warga sekitar terpaksa menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi, bahkan sebagian memilih mengungsi demi keselamatan.
Kendati tidak ada laporan korban jiwa, banjir diperkirakan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit, terutama bagi warga yang rumahnya terendam lebih dari satu meter.
Mengantisipasi dampak agar tidak meluas, aparat kelurahan bersama BPBD DKI Jakarta, PPSU, serta unsur terkait lainnya melakukan langkah cepat tanggap di lapangan. Evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan warga sakit, dilakukan menggunakan perahu karet milik BPBD.
“Kami fokus pada keselamatan warga. Lansia yang sakit kami evakuasi lebih dulu, sambil terus memantau perkembangan ketinggian air,” ujar Yasir.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, Kelurahan Cakung Barat menyiagakan dapur umum di halaman kantor kelurahan. Hingga penyediaan makanan siap saji untuk segera disalurkan.
“Kondisi warga belum memungkinkan untuk memasak sendiri. Karena itu, dapur umum menjadi solusi agar kebutuhan makan tetap terpenuhi,” ungkap Lurah Yasir.
