Dilaporkan, ketinggian air sempat hampir mencapai sekitar 100 sentimeter (cm) dan warga setempat memilih tetap bertahan di unit rumahnya masing-masing.
Warga tetap bertahan di lantai dua rumahnya karena sudah biasa menghadapi banjir.
Sejumlah unit kendaraan sepeda motor milik warga setempat telah dipindahkan ke dataran tinggi jauh dari jangkauan air agar tidak terendam.
Sesekali warga harus keluar rumah menerjang banjir untuk membeli makanan atau kopi seduh.
Sejumlah petugas Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersiaga di lokasi. Mereka sesekali berjalan ke rumah warga untuk melihat kondisi terkini.
Ketua RT 13/04, Kampung Melayu, Sanusi mengatakan, banjir di pemukiman warganya terjadi sejak Rabu (28/1/2026) pagi kemarin. Namun air tidak setinggi seperti Kamis hari ini mencapai 100 cm.
“Kemarin itu sekitar 135 cm ya, sekarang mulai agak surut. Di sini ada dua RW dan 5 RT terdampak banjir,” kata Sanusi kepada awak media, Kamis.
Dijelaskannya, banjir di tempat tinggalnya terjadi sejak 20 Januari 2026 sampai Kamis hari ini.
