Tak berhenti di situ, Dearly menyoroti tekanan psikologis pasca-putus. Ia mengklaim menerima pesan panjang bernada kasar dan makian melalui WhatsApp. Perlakuan tersebut ia sebut sebagai tindakan yang tidak pantas dan mencerminkan sikap intimidatif.
“Kenapa kamu bisa memaki saya seperti itu? Saya salah apa sampai kamu memperlakukan saya seperti ini?” ucapnya.
Persoalan bertambah pelik setelah muncul nama pebisnis Ade Tya yang dituding sebagai pihak ketiga dalam hubungan tersebut. Namun Ade Tya membantah keras tuduhan tersebut. Ia mengaku hanya berkomunikasi secara wajar setelah dihubungi lebih dulu oleh Ari Lasso sebagai rekan lama.
Ade bahkan mengklaim menerima pesan suara berisi ancaman dari Dearly Joshua. Merasa nama baiknya tercemar, ia menuntut permintaan maaf secara terbuka.
Menanggapi situasi tersebut, Ari Lasso memilih menempuh jalur hukum dengan menunjuk HMP Law Firm sebagai kuasa hukumnya. Langkah ini disebut sebagai upaya merespons tuntutan pihak Ade Tya sekaligus meredam polemik yang terus bergulir di ruang publik.
