Pembubaran majelis rendah secara otomatis memulai masa kampanye yang singkat. Pemerintah dan oposisi diperkirakan akan menjadikan isu ekonomi sebagai fokus utama, terutama wacana penghapusan atau penangguhan pajak konsumsi atas bahan pangan guna meringankan beban rumah tangga di tengah tekanan inflasi.
Pemilu ini juga akan diikuti kandidat dari blok oposisi baru, Aliansi Reformasi Sentris, yang dibentuk oleh Partai Demokrat Konstitusional Jepang dan Partai Komeito. Komeito sebelumnya merupakan mitra koalisi LDP selama 26 tahun sebelum berpisah.
Isu pendanaan negara diperkirakan menjadi perdebatan utama dalam kampanye. Oposisi mendorong penghapusan penuh pajak konsumsi atas makanan, sementara kubu pemerintah mengemukakan opsi penangguhan. Perbedaan pandangan ini muncul di tengah inflasi yang masih membebani perekonomian Jepang.
Tak hanya itu, isu politik dan pendanaan partai juga diperkirakan mencuat, menyusul skandal dana gelap yang menimpa LDP dalam beberapa tahun terakhir. Persoalan terkait warga asing dan pariwisata turut diprediksi menjadi bahan perdebatan publik selama masa kampanye.
