PPATK mengklaim tren penurunan ini merupakan buah dari strategi yang tepat dan kolaborasi antara pemerintah serta sektor swasta. Sinergi ini dinilai berhasil mempersempit ruang gerak operator judi online baik dari sisi pencegahan maupun penindakan.
“Turunnya total nominal deposit dan angka perputaran dana judol disebabkan karena penerapan strategi yang tepat dan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan judol di berbagai sisi,” terangnya.
Merespons temuan tersebut, PPATK telah mengeluarkan rekomendasi kepada aparat penegak hukum untuk mempercepat tindak lanjut atas Hasil Analisis (HA) yang telah diserahkan. Salah satu poin utamanya adalah mendorong pemblokiran rekening secara permanen terhadap akun-akun yang terindikasi kuat terlibat jaringan perjudian.
“Rekomendasi kepada penyidik terkait pencegahan dan penegakan hukum judol, yaitu mendorong penyidik untuk melakukan percepatan tindak lanjut terhadap HA (hasil analisis) PPATK yang terkait dengan judol,” tutup PPATK. (far)
