Menurutnya, apresiasi terbesar bagi prajurit TNI bukanlah bentuk penghargaan formal, melainkan ketika masyarakat dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan secara normal.
“Belum pantas bagi kami menerima penghargaan, karena masih banyak saudara-saudara kita yang belum pulih. Prioritas kami adalah memastikan mereka mendapatkan bantuan dan pendampingan hingga kondisi benar-benar membaik,” lanjutnya.
Kodim Aceh Tengah menegaskan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, relawan, dan masyarakat dalam semangat gotong royong untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Bagi TNI AD, keberpihakan kepada rakyat adalah jati diri, dan pengabdian tanpa pamrih merupakan kehormatan yang akan terus dijaga. (Yudha Krastawan)
