IPOL.ID – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengumpul Minyak Tempino milik Pertamina EP di Jambi pada hari ini, baru-baru ii, untuk menyaksikan langsung proses unloading minyak mentah dari sumur masyarakat kepada pemilik Wilayah Kerja (WK) Migas.
Langkah ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang mengatur tentang kerja sama antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dengan pengelolaan sumur minyak oleh masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Wamen ESDM didampingi oleh Gubernur Jambi, Dirjen Migas, Kepala SKK Migas, serta jajaran manajemen Pertamina untuk memastikan tata kelola migas rakyat berjalan sesuai regulasi yang baru ditetapkan.
Yuliot mengungkapkan bahwa kegiatan produksi yang dikelola oleh PT BSE sebagai representasi UMKM di Kota Baru, Jambi telah menuai hasil positif. Pada tahap awal ini, total produksi yang diserahkan atau di-lifting mencapai sekitar 240 barel. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan optimalisasi sumur-sumur yang ada, dengan target produksi mencapai 1.000 barel per hari.

