“Jika mereka mulai membunuh orang seperti di masa lalu, kami akan terlibat. Itu tidak berarti mengirim pasukan darat, tetapi kami akan menyerang mereka dengan sangat keras pada bagian yang paling menyakitkan,” kata Trump.
Menanggapi hal tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebut Trump sebagai pemimpin “angkuh” yang tangannya “berlumuran darah warga Iran.” Ia merujuk pada dukungan AS terhadap serangan Israel ke Iran pada Juni 2025 lalu.
Khamenei menegaskan bahwa Republik Islam tidak akan mundur menghadapi kelompok yang ia sebut sebagai “vandal” dan “sabotase” yang didukung oleh intervensi asing. (far)
