Jumlah kunjungan sempat menurun pada 26 Desember sebanyak 27.753 orang, namun kembali meningkat pada 27 dan 28 Desember 2025 masing-masing menjadi 48.545 dan 77.497 pengunjung. Menjelang akhir tahun, kunjungan tercatat 15.311 orang pada 29 Desember, 31.622 orang pada 30 Desember, dan 14.217 orang pada 31 Desember 2025.
Di sisi lain, manajemen Ragunan mengaku akan melakukan evaluasi terkait pengaturan lalu lintas menyusul kepadatan pengunjung pada hari pertama Tahun Baru 2026. Bambang menyebut sempat terjadi kemacetan di Pintu Utara akibat tingginya arus masuk pengunjung.
“Kita akan evaluasi, terutama pengaturan distribusi lalu lintas. Ini akan dibahas bersama pihak kepolisian agar pembagian jalur masuk tidak terfokus di satu pintu saja,” katanya.
Selama libur Tahun Baru, Ragunan hanya membuka Pintu Utara dan Pintu Barat sebagai akses masuk, sementara Pintu Timur dan Selatan difungsikan sebagai jalur keluar guna menghindari pengalihan arus lalu lintas.
Tingginya angka kunjungan ini menunjukkan Taman Margasatwa Ragunan masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat untuk mengisi libur akhir tahun dan pergantian Tahun Baru.

