Dia menjelaskan, pada Kamis (22/1/2026) atau satu hari sebelum ditemukan meninggal, LL bersama rekannya berinisial VA berada di dalam lift selanjutnya keluar dari apartemen. Oleh polisi, sosok Lula yang terekam CCTV ditandai dengan lingkaran merah.
“Selain dari CCTV apartemen, kami coba untuk menelusuri ke mana dari saudari LL berpergian pada saat itu, beraktivitas,” ujar AKBP Iskandarsyah.
Dalam rekaman video CCTV itu polisi mengetahui LL pergi ke kafe di Jalan Gunawarman, Jaksel.
“Saudari LL di dalam lingkaran merah terlihat masih bersama orang yang sama yaitu saksi saudari VA, (selanjutnya) masuk ke dalam restoran dan melakukan aktivitasnya,” kata Iskandarsyah.
Selang beberapa waktu, LL dan VA terpantau tuntas beraktivitas dan keluar meninggalkan kafe. Masih bersama VA, LL lalu menuju mobil pribadinya dan melaju kembali ke apartemen.
“Hingga saudari LL tiba kembali di unit apartemen miliknya dan masih bersama orang yang sama. Saudari VA di sini menuju ke lantai tempat saudari LL tinggal,” jelas Iskandaryah.
