Ia menegaskan, penyusunan kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta akan berpedoman pada Peraturan Organisasi (PO) PPP. Selain itu, DPW juga membuka ruang partisipasi bagi tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak yang memiliki komitmen untuk bersama-sama membesarkan PPP, khususnya di Jakarta,” ujarnya.
Saiful juga menyampaikan, DPW PPP DKI Jakarta akan menjalin komunikasi dengan empat unsur pendiri PPP guna memperoleh arahan dan masukan strategis.
“Empat unsur fusi PPP hingga kini masih eksis. Kami berharap kader-kadernya dapat kembali bergabung dan memperkuat struktur partai di Jakarta,” tambahnya.
Setelah struktur kepengurusan DPW dan DPC rampung, DPW PPP DKI Jakarta berencana menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) untuk merumuskan program kerja serta mempersiapkan tahapan Pemilu, termasuk menghadapi verifikasi faktual.
“Konsolidasi organisasi harus segera dituntaskan, karena struktur di tingkat bawah akan menjadi ujung tombak dalam menghadapi seluruh tahapan Pemilu,” pungkasnya.(Sofian)
