Sebagai petugas di lapangan yang mendapat informasi tersebut, maka pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian dan mengecek kebenaran informasi itu.
Kehadiran mereka sebagai bentuk tanggung jawab aparat dalam menjaga keselamatan warga yang mulai resah.
“Niat kami semata-mata untuk mengedukasi, agar tidak ada konsumen yang dirugikan dan memastikan masyarakat merasa aman dalam membeli makanan di lingkungannya. Dalam situasi tersebut, kami hanya berusaha menjalankan tugas dengan cepat untuk mencegah potensi bahaya,” katanya.
Polres Metro Jakarta Pusat sebelumnya memastikan es gabus yang sempat viral di media sosial tersebut sepenuhnya aman dan layak dikonsumsi. Kepastian ini didapat setelah Tim Keamanan Pangan Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sampel es kue, es gabus, agar-agar, hingga cokelat meses milik pedagang.
“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, Minggu (24/1). (far)
