Selain itu, ia membeberkan mengenai evolusi institusi fiskal Indonesia berupa optimalisasi “dua lengan” fiskal yang bekerja secara simultan. Lengan pertama yang dimaksud yakni APBN dengan fokus pada perlindungan sosial, operasional pemerintahan, belanja kementerian, dan kesejahteraan rakyat. Lengan kedua yakni Danantara yang menjalankan fungsi commercial arm dengan pada ekspansi kapasitas ekonomi, hilirisasi, serta proyek-proyek produktif lainnya.
Menutup diskusi tersebut, Wamenkeu menyatakan optimismenya terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Ia meyakini bahwa jumlah populasi yang besar, kualitas SDM, transformasi digital, urbanisasi, serta penguatan kelas menengah akan menjadi mesin pertumbuhan yang kuat bagi Indonesia 20 tahun ke depan. (ahmad)
