“Saya pikir itu cuma kertas biasa buat urugan. Kalau tahu itu uang, pasti saya enggak mau,” kata Santo.
Menurut pengakuannya, pembuangan cacahan dilakukan oleh seseorang berinisial K-S menggunakan truk dump sejak sekitar enam bulan lalu dan tidak berlangsung setiap hari. Setelah temuan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial, aktivitas pembuangan di lokasi itu dihentikan.
Kasus ini kini menjadi perhatian nasional karena menyangkut dugaan pembuangan uang negara secara ilegal. Aparat memastikan proses penelusuran akan terus dilakukan guna mengungkap sumber cacahan uang serta pihak yang bertanggung jawab atas praktik tersebut.(Vinolla)
